Kepada Peminta-minta Karya Chairil Anwar. Baik, baik aku akan menghadap Dia Menyerahkan diri dan segala dosa Tapi jangan lagi tentang aku Puisi adalah salah satu jenis karya sastra yang penyajiannya mengutamakan keindahan bahasa dan kepadatan makna. Puisi terdiri atas beberapa unsur pembangun. Salah satunya adalah tema. Penelitian ini bertujuan untuk mesdeskripsikan makna bahasa yang terkandung dalam puisi Chairil Anwar yang berjudul "Kepada Peminta-Minta, Diponegoro, dan Tak Sepadan". Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa analisis makna bahasa dan hubungannya dengan pembelajaran sastra di SMA yang terdapat di dalam puisi karya Kerapuhan jiwa pengarang terlihat pula dalam puisi Kepada Peminta-minta Mengenai makna kata pemintaminta dalam puisi tersebut dapat berarti peminta-minta dalam arti sebenarnya yaitu orang yang meminta sedekah atau pengemis. Selain itu, kata tersebut bisa diartikan sebagai makna kias dari orang yang meminta penyair untuk ingat pada Tuhan, untuk Sarana Retorika dan Gaya Bahasa dalam Sastra. 1. Sarana Retorika. Sarana retorika merupakan salah satu unsur pembangun puisi yang digunakan penyair sebagai alat untuk menyampaikan pikiran, perasaan dan gagasan kepada pembaca atau pendengar. Kedudukannya untuk mendukung makna puisi. Altenbernd (1970) mengistilahkan sarana retorika sarana Tema puisi "Gadis Kecil Tipografi yaitu bentuk penulisan Peminta-minta" adalah tema puisi dan merupakan pembeda yang Kemanusiaan, yaitu menggambarkan penting antara puisi dengan prosa kehidupan si gadis yang bekerja sebagai dan drama. Gadis Peminta-minta. Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil. Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka. Tengadah padaku, pada bulan merah jambu. Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa. Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil. Pulang kebawah jembatan yang melulur sosok. Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan. Kepada Peminta-Minta karya Chairil Anwar tersebut. Penelitian kualitatif ini dipergunakan untuk memperoleh penjelasan tentang kajian makna bahasa beberapa puisi karya Chairil Anwar Kerikil Tajam. 1 bahasa figuratif mampu menghasilkan kesenangan imajinatif 2 bahasa figuratif adalah cara untuk menghasilkan imaji tambahan dalam puisi sehingga Nah, setelah membaca puisi "Gadis Peminta-Minta" karya Toto S. Bachtiar kita akan menjawab beberapa pertanyaan. Puisi "Gadis Peminta-Minta" memiliki empat bait dengan 16 larik atau baris. Puisi "Gadis Peminta-Minta" ditulis pada tahun 1956 yang menceritakan tentang nasib para pengemis di Indonesia, terutama di Jakarta. 1eTJ33.