"Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa." (QS. Al-Ikhlas 112: Ayat 1). اَللّٰهُ الصَّمَدُ allohush-shomad "Allah tempat meminta segala sesuatu." (QS. Al-Ikhlas 112: Ayat 2). لَمْ يَلِدْ ۙ وَلَمْ يُوْلَدْ 12.كُفُوًااَحَدُ hukumnya Qalqalah kubra karena huruf qalqalah dal diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. Baca juga : Hukum Tajwid Surat Al-Baqarah Ayat 156. Nah, semoga analisis tajwid pada Surat Al-Ikhlas ini memberi manfaat bagi para sobat pembaca sekalian. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. 3 Min Read. Agar bisa membaca Al Ikhlas dengan benar dan tepat, maka Anda harus mengetahui apa saja hukum bacaan surat Al Ikhlas. Hukum bacaan seperti ini biasa disinggung dalam ilmu tajwid. Adapun ilmu tajwid ialah ilmu yang mempelajari tata cara membaca AlQur'an dengan baik serta benar. Berikut uraian hukum bacaan tajwid yang ada di dalam QS Al-Ikhlash dari ayat 1 sampai 4. Ayat 1. 1. Lafadz Allah dibaca tafkhim karena sebelumnya berharakat fathah. 2. Idgham Syamsi karena lam ta'rif bertemu huruf lam. 3. Mad Thabi'i karena alif didahului huruf berharakat fathah. 4. Qalqalah Kubra karena huruf dal sukun di akhir. Ayat 2. 5. Surat Al Ikhlas (Ikhlas) adalah surat ke-112 dalam Al Quran, terdiri dari 4 ayat, diturunkan di Mekkah. قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ Qul huwall±hu a¥ad (un). Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ All±hu¡-¡amad (u). Allah tempat meminta segala sesuatu. 1. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat fathah. Cara membacanya tebal. 2. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah dal diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 3. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat fathah. Cara membacanya tebal. 4. 6e8M.